pagi ini seperti biasa, hari libur saya bangun telat dan makan telat. solat telat, alhasil efek dari itu semua saya bangun dengan badan yang tidak sesegar biasanya karena ditambah dengan pusing dan pegal seluruh tubuh.
saya dibangunkan dengan bunyi klaksonan mobil yang pasti saya kenal, itu bunyi klakson mobil berplat B1784AV, terpaksa saya bangun. karena harus mengeluarkan motor dari garasi. kakek turun dari mobil dengan sumringah, refleks saya cium tanganya dan tersenyum jutek (baru bangun biasa lah). dilanjut dengan makhluk aneh berambut jabrig, yang tadinya sakit parah sekarang udah mulai gendut. yah, itulah Farhan Muqafii cucu kesayangan nenek sihir* (ntar kapan2 cerita). ayah masih parkirin mobil. kedatangan kakang disambut tangis oleh si mamah (nenek). maklum cucu paling disayang lah, tapi saya tak punya rasa iri sedikitpun. hahaha. ayah turun dari mobil bawa ransel banyak, dan menenteng kamera tercintanya ;). saya bantu perlahan membantu membawa barang2 dari garasi mobil.
suasana begini jarang terjadi, ayah sangat jarang dirumah. dia sibuk dengan pekerjaanya. ibu. hmm walau dia sudah berhenti bekerja tapi dia lebih memilih menemani kakaku yang baru sembuh dari hepatitisnya. ya, dia memilih ke bandung dibanding mengurus anak gadisnya. ya, itulah aku dikehidupan SMA. kehidupan yang harus dituntut lebih mandiri. dan mereka mempercayakanku untuk bisa lebih dewasa. walau kenyataan tak begitu. saya cengeng ditinggal mereka, makan yang wajib 3x seharipun saya langgar. mereka meninggalkan saya di rumah. saya diberi kartu atm, motor dan pembantu, itu bentuk perhatian mereka pada saya. sesekali mereka menelpon, menanyakan keadaan saya. tapi saya tak butuh itu. saya hanya ingin berkumpul dengan mereka. menikmati hangatnya keluarga, menikmati indahnya sarapan pagi bersama da cium tangan sebelum berangkat sekolah. tapi saya sadar itu semua tak mungkin terjadi. kehidupanku tidak dirancang untuk seperti itu.
dan saat-saat inilah saya merasa waktu sangat berarti bagi saya, ketika mereka semua ada di rumah ini. dirumah yang biasanya hanya berisi 3 orang.
sekarang saya mau pergi ke ap. saya didaftarkan ayah sekolah fotografi, senangnyaaa :)
dan saya akan dibelikan beberapa buku di Gramedia, asyiknya lagi saya dipinjamkan ayah kamera untuk beberapa hari.
saya dibangunkan dengan bunyi klaksonan mobil yang pasti saya kenal, itu bunyi klakson mobil berplat B1784AV, terpaksa saya bangun. karena harus mengeluarkan motor dari garasi. kakek turun dari mobil dengan sumringah, refleks saya cium tanganya dan tersenyum jutek (baru bangun biasa lah). dilanjut dengan makhluk aneh berambut jabrig, yang tadinya sakit parah sekarang udah mulai gendut. yah, itulah Farhan Muqafii cucu kesayangan nenek sihir* (ntar kapan2 cerita). ayah masih parkirin mobil. kedatangan kakang disambut tangis oleh si mamah (nenek). maklum cucu paling disayang lah, tapi saya tak punya rasa iri sedikitpun. hahaha. ayah turun dari mobil bawa ransel banyak, dan menenteng kamera tercintanya ;). saya bantu perlahan membantu membawa barang2 dari garasi mobil.
suasana begini jarang terjadi, ayah sangat jarang dirumah. dia sibuk dengan pekerjaanya. ibu. hmm walau dia sudah berhenti bekerja tapi dia lebih memilih menemani kakaku yang baru sembuh dari hepatitisnya. ya, dia memilih ke bandung dibanding mengurus anak gadisnya. ya, itulah aku dikehidupan SMA. kehidupan yang harus dituntut lebih mandiri. dan mereka mempercayakanku untuk bisa lebih dewasa. walau kenyataan tak begitu. saya cengeng ditinggal mereka, makan yang wajib 3x seharipun saya langgar. mereka meninggalkan saya di rumah. saya diberi kartu atm, motor dan pembantu, itu bentuk perhatian mereka pada saya. sesekali mereka menelpon, menanyakan keadaan saya. tapi saya tak butuh itu. saya hanya ingin berkumpul dengan mereka. menikmati hangatnya keluarga, menikmati indahnya sarapan pagi bersama da cium tangan sebelum berangkat sekolah. tapi saya sadar itu semua tak mungkin terjadi. kehidupanku tidak dirancang untuk seperti itu.
dan saat-saat inilah saya merasa waktu sangat berarti bagi saya, ketika mereka semua ada di rumah ini. dirumah yang biasanya hanya berisi 3 orang.
sekarang saya mau pergi ke ap. saya didaftarkan ayah sekolah fotografi, senangnyaaa :)
dan saya akan dibelikan beberapa buku di Gramedia, asyiknya lagi saya dipinjamkan ayah kamera untuk beberapa hari.
sekian.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar